Surat Edaran Kepala Sipir (SEKS): Reset MondiBlanc

0
1
Tahun 2016, saya baru kembali dari Amerika Serikat dan punya misi baru di Indonesia: membuat sebuah pendidikan film gratis yang dibiayai oleh komunitas dan film-film yang mereka hasilkan. Kami memulai MondiBlanc di sebuah kos-kosan bernama MondiBlanc di daerah Kukusan Teknik, Depok. Pesertanya 8 orang, dan berawal dari latihan akting, lalu membuat film-film kecil. Hari ini total alumni kelas live Mondi sudah 300an, dengan isi total grup whatsapp dari semua kelas melebihi 500 orang dan mereka yang ikut kelas online sudah lewat angka 1200. Tapi seperti kata profesor Hans Rosling, hati-hatilah dengan angka besar. Angka besar punya margin of error yang juga besar.

Dan benar saja, di balik angka besar itu banyak batasan dilanggar, banyak film berulang tahun (artinya editing tidak selesai-selesai sampai setahun setelah wrap), banyak orang tumbang dan banting setir, dan pada akhirnya, sisa mereka yang ada di ekosistem komunitas tinggal sekitar 200 orang. Itupun kita harus berterima kasih pada Acting Lab dan partner-partner mereka di New York, Sightlines Actor Space di Manila, dan Asosiasi Intimacy Profesional, yang mengajarkan kawan-kawan, khususnya Putri Ayudya, kepala Acting Lab kita, soal boundaries atau batasan. Saya membantu menulis bukunya sebagai kitab utama kita dalam menentukan masa depan MondiBlanc. Hasilnya: banyak pengurus Mondi mengerti batasan dan memilih mundur.

Saya sedih dan bangga. Sedih tentunya karena sebagai founder saya harus merapihkan lagi MondiBlanc yang dibuat serampangan ini. Supaya jika nanti ada yang mau memimpin dan mengurus, tidak terlalu berat. Saya juga bangga karena mereka yang mundur tidak benar-benar hilang–berbeda dengan banyak orang yang sudah tidak ada di ekosistem kita sekarang, yang dulu belajarnya belum memakai metode batasan. Mereka masih sangat membantu dengan pertimbangan, strategi, waktu dan uang, namun mereka menyadari betapa besarnya Mondi hari ini, dan betapa berantakannya—sesuatu yang jika mereka paksakan pegang, akan menyakiti diri mereka sendiri dan pada akhirnya menyakiti kita, di MondiBlanc.

Dengan metodologi Batasan, saya juga jadi lebih mengerti apa yang saya mau, dan apa yang orang lain butuhkan. Dulu saya sering merasa yang saya mau adalah yang mereka butuh. Dulu saya merasa, saya membantu anak-anak Mondi. Tapi 10 tahun kemudian, sesungguhnya yang terjadi terbalik—anak-anak Mondi membantu saya. Membantu maunya saya, yang sebenarnya belum teruji bisa dilakukan atau tidak. Saya cuma bisa berbagi ilmu, yang seringkali tidak kompatibel dengan batasan anak Mondi. Saya bereksperimen dengan cinta saya pada keilmuan, pendidikan dan film. Dan niat baik, seperti kata pepatah, seringkali membuat jalan ke neraka. Metodologi Batasan dan cara komunikasinya, membuat saya menyadari itu.

Maka saya memutuskan untuk menjalani mimpi buruk saya: bahwa MondiBlanc adalah Nosa dan Nosa adalah MondiBlanc. Saya ambil kembali program-program 2026 ini, dengan tim berdua seperti ketika dulu Mondi dibuat di 2026; saya atur ulang komunitas, menghapus 300-an orang yang tidak lagi aktif atau hanya numpang lewat dari ekosistem, dan mendapatkan kalian, 200 orang di community center, aula member, labs, clubs dan subcommunity yang masih aktif.

Tentu saja ini artinya bukan Mondi mulai dari nol. Dulu kita mulai dari 8, sekarang kita mulai dari 200. Dulu kita mulai bikin film pendek, tahun ini kita berencana bikin film panjang pertama.
Dan saya berdoa, semoga suatu hari mimpi buruk saya berakhir, dan MondiBlanc berhenti menjadi saya. MondiBlanc benar-benar menjadi kita, dengan regenerasi yang lebih baik, komitmen yang lebih terukur, support system yang lebih rapih, dan, bismillah, punya gedung yang proper. Gedung milik kita sendiri.

MondiMonthly volume 1 ini akan berisi tulisan saya murni, tanpa ada tulisan kontributor lain seperti edisi yang lalu. Isinya adalah update dari saya yang punya mata elang di semua komunitas dan grup di MondiBlanc, agar kita bisa saling melihat potensi kerjasama dan saling berkoordinasi.

Semoga senang membaca ini.

Tabik!
Nosa Nurmanda
Kepala Sipir


P.S.: Gedung Mondi akan berhenti beroperasi di akhir bulan Juni 2026. Kita akan kembali pindah-pindah seperti tahun 2016. Dulu kita dari kosan ke kontrakan, tapi hari ini nampaknya bisa dari kafe ke kafe, atau dari PH ke PH. Alhamdulilah teman kita hari ini banyak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here