Mengatasi Tantangan Mental dalam Industri Film: Wawancara dengan Pelatih Personal Growth dan Leadership, Diah Hayu.

0
48

Diah Hayu atau yang di Mondi dikenal sebagai Qyonk, adalah penulis prosa dan naskah film, Tahun 2022, ia merilis Mithera, salah satu film dalam kompilasi film Omnibus. Pekerjaan utama Qyonk adalah trainer leadership profesional.

Dalam wawancara ini, kita akan membahas pertumbuhan pribadi dan pelatihan kepemimpinan. Wawancara ini akan membahas bagaimana teknik-teknik pertumbuhan pribadi dan kepemimpinan bisa membantu mengatasi kelelahan dan masalah kesehatan mental dalam kerja produksi film. Kita juga akan membahas aspek toksik dan produksi dan bagaimana menanganinya.

Yonk, ceritain sedikit bagaimana kamu bisa menjadi pelatih personal growth dan leadership dong.

Perjalananku sebagai Coach dimulai di PT. Bank BTPN, Tbk, aku disini punya role sebagai Scrum Master dan juga belajar mengenai Agile. Sampai sekarang pun aku masih mendampingi team project dan anak-anak di program management trainee dalam hal personal growth dan leadership. 

Dari pengalamanmu sebagai penulis, observer, dan kru, apa tantangan umum yang dihadapi pembuat film muda di industri ini?

Menurutku, dengan teknologi yang berkembang semakin cepat dan kondisi dimana kita hidup di dunia VUCA (Volatilitas, Ketidakpastian, Kompleksitas, dan Ambiguitas), banyak informasi yang berseliweran terutama di dunia maya, dimana hal itu bisa jadi sangat menguntungkan atau sebaliknya bisa jadi membingungkan. Generasi saat ini menurutku lebih kritis dan kreatif, tapi bisa jadi kehilangan arah dan terhimpit arus kompetisi. Diperlukan pikiran yang jernih untuk tetap fokus dan bagaimana bisa bekerjasama dalam satu team produksi untuk membuat karya-karya yang valuable. 

Bagaimana pelatihan pertumbuhan pribadi dan kepemimpinan dapat bermanfaat bagi karir pembuat film muda?

Personal Growth & Leadership Workshop bisa membantu para pembuat film muda untuk menemukan arah karir yang sesuai dengan kepribadian mereka, juga membantu mereka untuk mendapatkan awareness terhadap kemungkinan-kemungkinan yang akan mereka hadapi selama proses pembuatan film, misalnya. Selain itu, yang terpenting adalah bagaimana cara menghadapi hal-hal yang memberikan pengaruh besar terhadap hidup mereka secara personal. 

Menurut kamu, apa aspek toksik yang paling berpengaruh pada industri film yang memengaruhi kesejahteraan para pekerjanya?

Menurutku, ada beberapa aspek yang berpengaruh, tapi yang paling menonjol adalah tidak adanya respect antar individu dalam satu team. dari satu aspek ini saja, bisa memicu diskriminasi, kekerasan dan/atau pelecehan seksual, mobbing, misalnya. 

Bagaimana kamu menangani masalah kelelahan (burnout) di antara pembuat film muda yang bekerja pada proyek film yang menuntut?

Tuntutan yang ada pada proyek film dapat disebabkan berbagai macam hal, bisa jadi tuntutan itu datang dari ATL yang ambisius, atau dari kebutuhan pasar sendiri yang menuntut production house untuk mengikuti. Coaching clinic dan crisis center diperlukan untuk menjaga kesehatan jiwa para pembuat film, dari sisi medis pun tentunya perlu didukung dengan antisipasi pertolongan pertama dan screening kesehatan sebelum proyek berjalan. Selain itu, SOP yang jelas, formulir-formulir pernyataan dan rencana alternatif harus disusun di awal dan disepakati bersama.

Qyonk ketika mengajar VUCA sebagai pengajar tamu di kelas Filmmakers Development

Apa strategi penanganan yang efektif bagi pembuat film muda untuk mengelola stres dan menjaga kesehatan mental mereka di industri film?

Yang utama adalah kenali diri kamu sendiri, tau batas kamu ; kapan kamu mulai merasa lelah, kapan kamu mulai merasa tidak fokus, kapan kamu mulai merasa marah, dll. Cari pertolongan dan dukungan ketika kamu dalam kondisi itu. Sisanya bakal dibahas di kelas, ya 😉

Bagaimana pembuat film muda dapat menyeimbangkan kehidupan pribadi mereka dengan karier yang menuntut di industri film?

Menurutku, kita perlu tahu tujuan utama kita kenapa memilih karir di industri film, bagaimana hal itu dapat membantu mengubah hidup kamu jadi lebih baik? Dari situ kita bisa menakar seberapa jauh kita akan berpartisipasi, dari situ kita akan bisa mengatur kapasitas kita. Sisanya bakal dibahas di kelas, ya 😉

Menurut kamu, bagaimana cara memberdayakan pembuat film muda untuk bersikap proaktif dalam menciptakan budaya kerja positif di dalam industri film?

Dengan adanya program-program pelatihan yang diadakan Mondiblanc secara berkala, termasuk dengan Personal Growth ini, menjadi sarana edukasi juga dukungan bagi para pembuat film muda untuk berkarya dengan sehat, selain itu komunikasi juga harus terus terjalin dengan berkomunitas dan berjejaring dengan sesama pembuat film, baik itu sesama pembuat film muda ataupun dengan yang lebih berpengalaman di bidang masing-masing.

Bulan depan, Juni 2023, MondiBlanc akan buka kelas personal growth untuk calon filmmaker, apa saja materi yang akan dibagi di kelas itu?

Di kelas Personal Growth Mondiblanc 2023 diantaranya kita akan belajar mengenal dan memahami diri sendiri, belajar beberapa konsep yang membantu kita memiliki kesadaran akan tujuan kita, bagaimana terkoneksi dengan team kita, dan cara mengerucutkan sebuah masalah dan mencari solusinya serta mengambil tindakan dari solusi tersebut.

Thank you Qyonk! Sampai jumpa di kelas!

***

MondiBlanc adalah sebuah Yayasan non-profit yang berjalan 100% dengan donasi. Kelas-kelas yang diampu pun diajar dan dijalankan oleh orang-orang berdedikasi dan semi-volunteer.

Jika kamu hendak mendukung gerakan Mondi untuk menyediakan tenaga kerja film yang lebih profesional, dan membantu sekolah-sekolah film untuk bersama membuat industri film lebih baik, silahkan klik link di bawah ini untuk berdonasi.

DONASI YAYASAN MONDIBLANC FILM WORKSHOP

Untuk kerjasama dan kolaborasi, silahkan email ke [email protected], atau hubungi admin instagram @mondiblanc.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here